Aspek-aspek Penting dari Behavior Based Robotic(2)
Tulisan terdahulu telah membahas aspek pertama dari behavior-based robotic. Tulisan ini adalah lanjutan tulisan pertama yang membahasa aspek kedua dari behavior based robotic.
Aspek kedua : Mekanik yang kurang teliti/tepat
“Robot klasik” didasarkan pada desain mekanis yang presisi. Hal ini perlu karena robot ini bersandar pada model yang tepat misalnya untuk menggambarkan dan menghitung kinematiknya.
Berbeda dengan behavior-based robotic, behavior-based robotic seperti peralatan alamiah. Skema kontrolnya lebih bersandar pada mekanismenya atau dengan kata lain disebut rule of thumb (cara cepat untuk memecahkan permasalahan baru dengan solusi permasalahn yang mirip yang diselesaikan oleh orang yang berpengalaman- http://www.answers.com)
Keperluan ketepatan desain mekanik dari robot klasik menyebabkan tingginya kebutuhan akan bahan, perakitan dan pemeliharaan robot. Behavior-based robotic tidak membutuhkan hal ini. Oleh karena itu, behavior-based robotic dapat dibuat dengan harga yang murah dan dengan beban yang ringan. Robot ini juga memerlukan sedikit perawatan bahakn bisa juga tanpa perawatan.
![]()
Robot pemex dengan desain mekanis yang sederhana
Sebagai contoh adalah pemex, robot yang dikembangkan oleh EPFL di Lussana. Robot ini dibuat dengan kompenen-komponen sederhana seperti roda sepeda, sehingga cukup murah. Ini sangat penting pada yang pada daerah-daerah tertentu, robot-robot tertentu akan mengalami kerusakan. Oleh karena itulah, robot tersebut harus mudah pergantian komponen-komponennya.
1 comment so far
Leave a reply
spesifikasi robotnya apa? saya tertarik dengan robot ini karena murah, tapi masih bingung dengan spesifikasi robot,